Alhasil, saya tidak bisa kerja berat dulu selama tangan masih sakit.
Dokter menyatakan diagnosanya dalam bahasa kedokteran adalah "De Quervain Syndrome". Intinya, ada inflamasi (peradangan) di tendonnya (selubung otot). Yah kemungkinan di sebabkan karena tangan sering di jadikan bantal plus sering menggendong bayi dimana posisi kepala bayi di bagian lengan itu.
Singkatnya, saya diberi terapi obat2an penghilang nyeri (obat-obatan anti radang dan gel anti inflamasi) dan fisioterapi sebanyak 6x (1 periode). Selanjutnya, setelah menyelesaikan tahapan fisioterapi, akan di lakukan kontrol kembali untuk evaluasi.
Terapi yang saya lakukan adalah infrared, yaitu penyinaran dengan sinar infrared dan ultrasound therapy.
Untuk obat-obatan yang harus di minum berdasarkan resep dokter : Ostelox 15 mg dan Faldene Gel.
Untuk terapi, saya datang 2x seminggu langsung ke poli rehabilitasi. Yang menangani saya adalah para fisioterapis. Penyinaran 2x (di area organ bawah dan di area pergelangan tangan, tujuannya untuk mengurangi rasa sakit) dan 1x di pijat di area pergelangan tangan. Berikut nama treatment yang saya jalani beserta biayanya.
Saya juga di sarankan memakai alat pelindung pergelangan tangan wrist splint Oppo (hand splint) untuk melindungi agar tangan tidak terasa nyeri saat kena gesekan. Ada plat besinya sebagai pelindung. Dan di rumah, sering2 di lakukan kompres dingin untuk meminimalisir nyeri pembengkakan pada area yang nyeri. Sekarang masih dalam tahap penyembuhan 😊.
Ini wrist splintnya, bukan buat gaya-gayaan lho. Hehehe..:D
Ngga nyaman pake ini juga, biasanya kalo makan sama menulis saya lepas.
Alhamdulillah, walaupun lengan dan pangkal ibu jari saya belum sembuh total, masih memakai wrist splint karena masih nyeri tapi sudah lumayan berkurang nyeri dan bengkaknya. Alhamdulillah saya sudah bisa menggendong bayi lagi. Semoga tidak sampai ke tindakan bedah. Tindakan bedah bisa jadi terapi lanjutan jika nyeri yang saya alami tidak memberikan respon pada tindakan konservatif. Dilakukan tindakan bedah untuk dekompresi pada kompartemen dorsal pertama dari pergelangan tangan.
Saran saya untuk teman2 yang suka online, baik lewat HP atau laptop, istirahatkan sejenak tangan dan mata anda tiap setengah jam, supaya tidak mengalami penyakit-penyakit (syndrome-syndrome) yang tidak di inginkan. Jangan pula meletakkan kepala di atas lengan terlalu lama.
Sekian sharing dari saya.
Semoga bermanfaat :)
Note :
Berikut saya copas penjelasan lengkap tentang De Quervain Syndrome, yang saya kutip dari sumber referensi sebuah web kesehatan:
De Quervain’s tenosynovitis atau de Quervain syndrome adalah rasa sakit disertai pembengkakan di pangkal ibu jari dan pergelangan tangan. Rasa sakit ini disebabkan oleh peradangan pada selubung tendon yang terletak di pangkal ibu jari.
Tendon adalah jaringan ikat yang menghubungkan otot dan tulang untuk membantu pergerakan tulang. Tendon yang meradang akan membengkak dan terasa sakit jika digerakkan.
Bila cepat ditangani, de Quervain’s tenosynovitis dapat disembuhkan dengan obat-obatan dan terapi. Namun pada kasus yang parah, penderita perlu mendapatkan penanganan lebih lanjut untuk mengatasi de Quervain’s tenosynovitis.
Gejala De Quervain's Tenosynovitis
De Quervain’s tenosynovitis ditandai dengan rasa sakit dan pembengkakan di dekat pangkal ibu jari atau jempol, yang bisa muncul bertahap atau mendadak. Rasa sakit ini biasanya makin parah saat menggerakkan jempol atau pergelangan tangan, misalnya ketika mencubit atau menggenggam.
Kondisi ini sebaiknya cepat ditangani. Bila dibiarkan, rasa sakit bisa menjalar sampai ke lengan.
Kapan harus ke dokter
Periksakan diri ke dokter bila jempol dan pergelangan tangan tetap terasa sakit meski tidak sedang digerakkan atau setelah dikompres dingin. Penderita mungkin akan memerlukan pemeriksaan lanjutan jika rasa sakit tidak hilang meski sudah mengonsumsi obat pereda nyeri.
Penyebab De Quervain's Tenosynovitis
Pada beberapa kasus, de Quervain’s tenosynovitis disebabkan oleh cedera pada pergelangan tangan dan penyakit radang sendi.
De Quervain’s tenosynovitis dapat terjadi pada siapa saja, namun lebih berisiko menyerang orang yang memiliki faktor risiko berikut:
Berusia antara 30-50 tahun.Berjenis kelamin perempuan.Mengalami perubahan hormon akibat kehamilan.Memiliki pekerjaan atau hobi yang melibatkan gerakan berulang pada ibu jari dan pergelangan tangan, misalnya bermain tenis atau bermain game di smartphone.
Diagnosis De Quervain’s Tenosynovitis
Untuk menentukan apakah pasien menderita de Quervain’s tenosynovitis, dokter akan menanyakan gejala yang dialami pasien, kemudian melakukan pemeriksaan fisik, termasuk dengan menekan pergelangan tangan yang terasa sakit.
Dokter juga akan melakukan tes Finkelstein. Dalam tes ini, pasien akan diminta untuk mengepalkan tangan dengan menempatkan ibu jarinya di dalam kepalan. Tangan yang terkepal tadi kemudian dibengkokkan ke arah jari kelingking. Jika pangkal ibu jari terasa nyeri, pasien diduga kuat terkena de Quervain’s tenosynovitis.
Pengobatan De Quervain’s Tenosynovitis
Pengobatan de Quervain’s tenosynovitis bertujuan untuk mengurangi nyeri dan peradangan, serta mengembalikan kemampuan gerak ibu jari dan pergelangan tangan. Metode pengobatannya meliputi:
Pemberian obat pereda nyeri, seperti ibuprofen dan naproxen.Pemberian suntikan kortikosteroid di area tendon, untuk meredakan pembengkakan.Pemasangan belat atau bidai, untuk menjaga agar ibu jari dan pergelangan tangan tidak bergerak. Alat ini perlu digunakan selama 4-6 minggu.Operasi pada area yang terasa nyeri, bila penanganan dengan cara lain tidak berhasil mengatasi keluhan.
Untuk mengurangi nyeri, peradangan, dan membantu proses penyembuhan, penderita de Quervain’s tenosynovitis dianjurkan untuk mengompres area yang bengkak dengan kompres dingin, serta tidak melakukan gerakan atau aktivitas yang memicu nyeri untuk sementara waktu.
Pasien juga bisa meminta bantuan terapis untuk mengajarkan teknik menggunakan dan memperkuat otot pergelangan tangan.
Jika diobati lebih awal, de Quervain’s tenosynovitis dapat sembuh dalam 4-6 minggu. Setelah pembengkakan hilang, ibu jari dan pergelangan tangan dapat kembali digunakan secara normal tanpa disertai rasa sakit.
Pencegahan De Quervain’s Tenosynovitis
De Quervain’s tenosynovitis dapat dicegah dengan tidak melakukan gerakan yang berulang pada pergelangan tangan. Namun, jika pekerjaan mengharuskan Anda untuk melakukan gerakan tersebut, istirahatkanlah pergelangan tangan Anda secara berkala di sela-sela kegiatan dan kenakan pelindung atau belat di pergelangan tangan.
(Oleh : dr. Merry Dame Cristy Pane)










