26 Maret 2020

Kelahiran Anak ke - 4 😘


“Uidzuki bikalimatillahi tammah minkulli syaitonin wahammatin waminkulli ‘ainin lammah …“

“Aku memohonkan perlindungan untukmu dengan Kalimat-kalimat Allah yang Maha Sempurna dari setiap setan, binatang berbisa yang mematikan, dan dari penyakit 'Ain.

Alhamdulillah, anak ke-4 ku sudah lahir akhir bulan Januari lalu. Tepatnya tanggal 29 Januari 2020. Sekarang, berarti usianya jalan 2 bulan. Dia lahir melalui proses normal (per vaginam). Kondisinya baik dan sehat. Aku dan ayahnya memberinya nama : "Bintang".

Aku masih takjub dengan kuasa-Nya, Allah begitu Maha Sempurna menciptakan saluran reproduksi kaum ibu, proses pertemuan sel telur dengan sperma, menjadi embrio (segumpal darah), janin (segumpal daging) lalu ditiupkan roh berkembang menjadi seorang bayi. Di ciptakannya pula "jalan lahir" yang begitu elastis, bisa membuka dan merapat lagi sehingga kepala bayi yang sekeras ini bisa melewatinya. Sungguh Allah Maha Pencipta yang Sempurna.

Jujur, sebenarnya aku pernah mau menyerah waktu mengeluarkan kepala #AdekBintang. Karena tenagaku lagi habis, gegara aku lavaaaarrr dan belum makan...hehehe.
Tapi memang nikmatnya nafsu makan sedang di cabut sama Allah, sampe ice mangonya aja baru diminum setelah lahiran, karena emang ngga nafsu.
Syukurnya aku masih sempat sarapan pagi, waktu gelombang cinta datangnya belum terlalu intens. .
Berkat pertolongan Allah dan aku melihat sekelilingku bahwa aku dikelilingi orang2 baik yang udah siap membantuku melahirkan (ada suamiku, dokter kandunganku dan tim medis), andai terjadi apa2 pun aku udah ada di tempat /provider yang tepat dan ditangan yang tepat yang akan sigap menolong....

Saat dokter bilang : "Yuk, boleh ngejan bu..." Bismillah, perjuangan bunda tinggal sedikit lagi dek, ayo bantu bunda dek, ayo keluar dek....Perlahan aku kumpulkan sisa2 energiku, aku atur dan tarik nafas dalam2, aku tunggu kontraksi tiba lagi dan yes Alhamdulillah kontraksi disertai mules seperti mau BAB datang, segera aku mengejan ....tanpa kuhitung udah berapa kali aku mengejan, dan yah kepalamu yang keras itu pun akhirnya keluar....Fyuuh...Alhamdulillah.

Lega ...
Walo masih nyeri2 sedap dijahit. Yah daging di masukkin jarum gitu πŸ˜„, entah dibius atau ngga, tapi yang kurasakan nyeri. Aku hanya meringis sambil menahan nyeri.

Namun, rasa lelah dan sakit sejak pembukaan berhari-hari itu pun rasanya terbayar melihat bayiku dalam buaian.

Aku selalu mendoakanmu dan kakak2mu menjadi anak yang shalih, baik, berbakti pada orangtua dan bermanfaat bagi sesama makhlukNya. Aamiin.

0 komentar:

Posting Komentar

Thanks for comment ^_^

 

Blognya Rika Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template