Pulp Capping
Pulp Capping adalah suatu perlindungan terhadap pulpa sehat yang hampir tereksponasi atau tereksponasi kecil dengan obat-obatan antiseptik atau sedatif agar pulpa sembuh kembali serta mendapatkan vitalitas dan fungsi yang normal.
- Indirect Pulp Capping
- Direct Pulp Capping
1. Indirect Pulp Capping
Indirect Pulp Capping adalah perawatan pada pulpa yang masih tertutup lapisan dentin tipis karena karies yang dalam. Pada teknik ini obat-obatan yang digunakan tidak berkontak langsung dengan pulpa.
Tahapan perawatan yang dilakukan adalah :
Pada Kunjungan Pertama :
- Karies dibuang dengan escavator atau bor bundar, jaringan karies yang paling dalam dibiarkan.
- Kavitas disterilkan dengan air calxyl atau obat lain yang tidak caustik. Hindari penggunaan alkohol, karena dapat memicu terjadinya dehidrasi cairan tubulus dentin.
- Aplikasi preparat Ca(OH)2 kemudian dilapisi ZOE kemudian dilapisi semen fosfat dan akhirnya tambalan sementara.
- Perawatan dilanjutkan 1-2 minggu kemudian.
Pada Kunjungan Kedua :
Apabila ada keluhan, dilakukan penambalan tetap.
2. Direct Pulp Capping
Indikasinya :
- Eksponasi karena kecelakaan pada gigi orang yang masih muda usia, dan akar gigi sudah terbentuk sempurna.
- Fraktur mahkota, dimana salah satu tanduk pulpa terbuka.
- Pulpa terbuka pada gigi dengan apex yang masih terbuka lebar.
- Gigi permanen masih muda, sehingga daya reparasinya masih baik.
Tahapan Perawatan yang Dilakukan adalah :
Pada Kunjungan Pertama :
- Dilakukan pemasangan rubber dam/cotton roll untuk mencegah kontaminasi bakteri pada karies.
- Karies dibuang dengan bor atau ekscavator steril.
- Kavitas dibersihkan dengan air calxyl.
- Bagian yang tereksponasi ditutup dengan cotton pellet yang sudah dibazahi dengan minyak cengkeh atau eugenol. Sebaiknya hindari desinfektan yang kaustik seperti fenol, kresol dan alkohol.
- Kalau ada perdarahan atau rasa sakit, kontrol dengan cotton pellet dan eugenol yang dihangatkan.
- Di atas pulpa yang masih terbuka, aplikasikan preparat Ca (OH)2 tanpa tekanan dengan Ash 49 atau amalgam carrier. Kelebihan obat dibuang dengan ekscavator.
- Di atasnya diaplikasikan ZOE kemudian dilapisi semen fosfat kemudian dilapisi tambalan sementara.
Pada Kunjungan Kedua :
Setelah 8-10 hari, kalau tidak ada keluhan, dengan kata lain gigi bereaksi normal, lakukan penambalan permanen.
0 komentar:
Posting Komentar
Thanks for comment ^_^