29 September 2013

Cake Kentang

0 komentar

Cake Kentang ini salah satu cemilan praktis yang bisa saya buat kalo anak saya lagi gtm nasi. Alternatif karbo yang disukai si kecil, membuatnya pun mudah. Tapi, resep saya tidak pasti takarannya, hehe, hanya berdasarkan feeling saja. Bisa dikira2 sendiri saja ya :D

Resep Cake Kentang
Bahan:
-Kentang, dikukus dan dihaluskan (saya menghaluskannya dengan blender agar benar2 halus)
-Terigu Segitiga Biru
-Gula Pasir
-Telur
-Minyak goreng
-Air Matang

Cara Membuat:
-Semua bahan dicampur dan dimixer. Lalu masukkan loyang dan dipanggang selama 25 menit, suhu 250 C.

Selamat Mencoba :)

14 September 2013

Pulpotomi pada Gigi Sulung

0 komentar

Perawatan Endodontik pada anak

Oleh : Drg Sandy Christiono SpKGA (Staf Pengajar FKG UNISSULA)

Tujuan dasar dari perawatan endodontik pada anak mirip dengan pasien dewasa, yaitu untuk meringankan rasa sakit dan mengontrol sepsis dari pulpa dan jaringan periapikal sekitarnya serta mengembalikan keadaan gigi yang sakit agar dapat diterima secara biologis oleh jaringan sekitarnya. Ini berarti bahwa tidak terdapat lagi simtom, dapat berfungsi dengan baik dan tidak ada tanda-tanda patologis yang lain. Faktor pertimbangan khusus diperlukan pada saat memutuskan rencana perawatan yang sesuai untuk gigi geligi sulung yaitu untuk mempertahankan panjang lengkung rahang 1,2. Banyaknya kunjungan pada anak sering sekali membuat pasien tidak kooperatif dan sering juga kesibukan oleh orang tua yang menyebabkan perawatan pada endo pada anak sering mengalami kegagalan. Kurangnya sarana prasarana terutama foto rontgen dalam praktek dokter gigi juga membuat penanganan endo pada sering mengalami kegagalan. 1 visit endo pada anak merupakan alternative suatu perawatan yang bisa dilakukan untuk mempersingkat waktu dan dilakukan seideal mungkin.
1. Pulpotomi

Pulpotomi adalah pembuangan pulpa vital dari kamar pulpa kemudian diikuti oleh penempatan obat di atas orifis yang akan menstimulasikan perbaikan atau memumifikasikan sisa jaringan pulpa vital di akar gigi6. Pulpotomi disebut juga pengangkatan sebagian jaringan pulpa. Biasanya jaringan pulpa di bagian korona yang cedera atau mengalami infeksi dibuang untuk mempertahankan vitalitas jaringan pulpa dalam saluran akar 1,3. Pulpotomi dapat dipilih sebagai perawatan pada kasus yang melibatkan kerusakan pulpa yang cukup serius namun belum saatnya gigi tersebut untuk dicabut, pulpotomi juga berguna untuk mempertahankan gigi tanpa menimbulkan simtomsimtom khususnya pada anak-anak14.

Indikasi pulpotomi adalah anak yang kooperatif, anak dengan pengalaman buruk pada pencabutan, untuk merawat pulpa gigi sulung yang terbuka, merawat gigi yang apeks akar belum terbentuk sempurna, untuk gigi yang dapat direstorasi 1,4.

Kontraindikasi pulpotomi adalah pasien yang tidak kooperatif, pasien dengan penyakit jantung kongenital atau riwayat demam rematik, pasien dengan kesehatan umum yang buruk, gigi dengan abses akut, resorpsi akar internal dan eksternal yang patologis, kehilangan tulang pada apeks dan atau di daerah furkasi 4,5. 

Saat ini para dokter gigi banyak menggunakan formokresol untuk perawatan pulpotomi. Formokresol merupakan salah satu obat pilihan dalam perawatan pulpa gigi sulung dengan karies atau trauma. Obat ini diperkenalkan oleh Buckley pada tahun 1905 dan sejak saat itu telah digunakan sebagai obat untuk perawatan pulpa dengan tingkat keberhasilan yang tinggi 3,7. Beberapa tahun ini penggunaan formokresol sebagai pengganti kalsium hidroksida untuk perawatan pulpotomi pada gigi sulung semakin meningkat. Bahan aktif dari formokresol yaitu 19% formaldehid, 35% trikresol ditambah 15% gliserin dan air. Trikresol merupakan bahan aktif yang kuat dengan waktu kerja pendek dan sebagai bahan antiseptic untuk membunuh mikroorganisme pada pulpa gigi yang mengalami infeksi atau inflamasi sedangkan formaldehid berpotensi untuk memfiksasi jaringan 3,5,7.
Sweet mempelopori penggunaan formokresol untuk perawatan pulpotomi. Awalnya perawatan pulpotomi dengan formokresol ini dilakukan sebanyak empat kali kunjungan namun saat ini perawatan pulpotomi dengan formokresol dapat dilakukan untuk satu kali kunjungan7.

Beberapa studi telah dilakukan untuk membandingkan formokresol dengan kalsium hidroksida dan hasilnya memperlihatkan bahwa perawatan pulpotomi dengan formokresol pada gigi sulung menunjukkan tingkat keberhasilan yang lebih baik daripada penggunaan kalsium hidroksida. Formokresol tidak membentuk jembatan dentin tetapi akan membentuk suatu zona fiksasi dengan kedalaman yang bervariasi yang berkontak dengan jaringan vital. Zona ini bebas dari bakteri dan dapat berfungsi sebagai pencegah terhadap infiltrasi mikroba7. Keuntungan formokresol pada perawatan pulpa gigi sulung yang terkena karies yaitu formokresol akan merembes melalui pulpa dan bergabung dengan protein seluler untuk menguatkan jaringan. Penelitian-penelitian secara histologis dan histokimia menunjukkan bahwa pulpa yang terdekat dengan kamar pulpa menjadi terfiksasi lebih ke arah apikal sehingga jaringan yang lebih apikal dapat tetap vital. Jaringan pulpa yang terfiksasi kemudian dapat diganti oleh jaringan granulasi vital 4,8.

Perawatan pulpotomi formokresol hanya dianjurkan untuk gigi sulung saja, diindikasikan untuk gigi sulung yang pulpanya masih vital, gigi sulung yang pulpanya terbuka karena karies atau trauma pada waktu prosedur perawatan7.

Mumifikasi atau Perawatan Saluran Akar

0 komentar

Mumifikasi atau Perawatan Saluran Akar

oleh Drg. Anastasia Elsa Prahasti, SpKG (Dentia Dental)
Pada gigi dengan keluhan sakit spontan, terasa berdenyut, pilihan perawatan yang mungkin dikerjakan oleh dokter gigi adalah perawatan mumifikasi dan perawatan saluran akar. Walaupun dilakukan pada kondisi gigi yang serupa, tetapi kedua perawatan ini memiliki perbedaan, baik secara tahapan pekerjaan maupun hasil yang dituju.
anatomi20gigi2pulpa1
Dalam perawatan mumifikasi dilakukan devitalisasi gigi (gigi dimatikan) dengan memasukkan bahan tertentu ke dalam ruang pulpa, kemudian disertai dengan sterilisasi pulpa. Minimal dilakukan 2 kali penggantian obat untuk sterilisasi, kemudian bila pada kunjungan berikut sudah tidak ada rasa sakit pada tes ketuk, maka ruang pulpa diberi obat mumifikasi dan pada kunjungan berikutnya lagi bisa ditumpat permanen.
images
Keterangan gambar :
Pada mumifikasi, saluran akar (warna kuning) tidak disentuh. Perawatan hanya pada ruang pulpa (warna putih)

Dalam perawatan saluran akar (atau dalam hal ini dinamakan pulpektomi), maka mula-mula pasien akan dianestesi untuk menghindari rasa sakit yang mungkin timbul saat perawatan, kemudian dibuka atap pulpa dan pengangkatan jaringan pulpa sampai ke foramen. Kemudian dilakukan pembersihan dan pembentukan saluran akar (saluran dari dasar pulpa sampai foramen) dan pada akhir kunjungan saluran akar akan diberi pasta untuk mensterilkan seluruh sistem saluran akar. Pada kunjungan berikutnya, saluran akar (saluran dari dasar pulpa sampai foramen) akan diisi dengan suatu bahan yang dinamakan gutaperca, dan disesuaikan dengan keadaan gigi dapat langsung ditumpat atau diperlukan perencanaan pembuatan pasak dan mahkota selubung.
rootcanal-33
Kesimpulannya, perawatan mumifikasi dilakukan setelah gigi dimatikan dan hanya terbatas pada ruang pulpa; sementara pulpektomi menyeluruh hingga mencapai foramen apikal. Pada banyak literatur didapatkan bahwa perawatan kedokteran gigi modern sudah tidak mengacu pada perawatan mumifikasi melainkan pada pulpektomi. Perawatan pulpektomi mungkin memerlukan proses lebih panjang karena perawatannya lebih kompleks, tetapi dengan tujuan hasil akhir yang lebih memuaskan dan tanpa menggunakan bahan untuk mematikan saraf gigi.



Prosedur Perawatan Mummifikasi pada kasus Pulpitis Kronis:
1. Pembuangan jaringan karies yang nekrosa dengan
2. Preparasi kavitas dengan bur sesuai dengan klas
3. Lakukakan isolasi denagn cotton roll dengan meletakkan
4. Keringkan kavitas dengan three way syring
5. Pemberian obat(arsen),untuk pulpa tutup dengan
6. Pasien diberi obat analgesik untuk menahan rasa sakit
7. Pasien diberitahu untuk kembali setelah 3 hari di
8. Kunjungan berikutnya fletcher dibongkar,arsen(
9. Setelah pulpa/gigi mati dlm keadaan aseptik
10. Aplikasi dengan desinfektan (CHKM) tutup dengan
11. Pasien kembali 1 minggu
12. Fletcher dibongkar obat desinfektan dikeluarkan
13.Aplikasi obat mumifikasi (putri Dumor,putrek)
14.Aplikasi Zinc Phospat cement diatasnya,tutup
15.Kunjungan setelah 1 minggu,apabila tidak ada keluhan bisa ditumpat tetap.

Pulp Capping

0 komentar
Pulp Capping

Pulp Capping adalah suatu perlindungan terhadap pulpa sehat yang hampir tereksponasi atau tereksponasi kecil dengan obat-obatan antiseptik atau sedatif agar pulpa sembuh kembali serta mendapatkan vitalitas dan fungsi yang normal.

Ada dua macam teknik Pulp Capping, yaitu :
  1. Indirect Pulp Capping
  2. Direct Pulp Capping

1. Indirect Pulp Capping
Indirect Pulp Capping adalah perawatan pada pulpa yang masih tertutup lapisan dentin tipis karena karies yang dalam. Pada teknik ini obat-obatan yang digunakan tidak berkontak langsung dengan pulpa.

Tahapan perawatan yang dilakukan adalah :
Pada Kunjungan Pertama :
  1. Karies dibuang dengan escavator atau bor bundar, jaringan karies yang paling dalam dibiarkan.
  2. Kavitas disterilkan dengan air calxyl atau obat lain yang tidak caustik. Hindari penggunaan alkohol, karena dapat memicu terjadinya dehidrasi cairan tubulus dentin.
  3. Aplikasi preparat Ca(OH)kemudian dilapisi ZOE kemudian dilapisi semen fosfat dan akhirnya tambalan sementara.
  4. Perawatan dilanjutkan 1-2 minggu kemudian.
Pada Kunjungan Kedua :
Apabila ada keluhan, dilakukan penambalan tetap.

2. Direct Pulp Capping
Indikasinya :
  1. Eksponasi karena kecelakaan pada gigi orang yang masih muda usia, dan akar gigi sudah terbentuk sempurna.
  2. Fraktur mahkota, dimana salah satu tanduk pulpa terbuka.
  3. Pulpa terbuka pada gigi dengan apex yang masih terbuka lebar.
  4. Gigi permanen masih muda, sehingga daya reparasinya masih baik.
Tahapan Perawatan yang Dilakukan adalah :
Pada Kunjungan Pertama :
  1. Dilakukan pemasangan rubber dam/cotton roll untuk mencegah kontaminasi bakteri pada karies.
  2. Karies dibuang dengan bor atau ekscavator steril.
  3. Kavitas dibersihkan dengan air calxyl.
  4. Bagian yang tereksponasi ditutup dengan cotton pellet yang sudah dibazahi dengan minyak cengkeh atau eugenol. Sebaiknya hindari desinfektan yang kaustik seperti fenol, kresol dan alkohol.
  5. Kalau ada perdarahan atau rasa sakit, kontrol dengan cotton pellet dan eugenol yang dihangatkan.
  6. Di atas pulpa yang masih terbuka, aplikasikan preparat Ca (OH)2 tanpa tekanan dengan Ash 49 atau amalgam carrier. Kelebihan obat dibuang dengan ekscavator.
  7. Di atasnya diaplikasikan ZOE kemudian dilapisi semen fosfat kemudian dilapisi tambalan sementara.
Pada Kunjungan Kedua :
Setelah 8-10 hari, kalau tidak ada keluhan, dengan kata lain gigi bereaksi normal, lakukan penambalan permanen.

4 September 2013

[Hampir] Ketinggalan Pesawat ~_~

0 komentar
Hmmm mau cerita nih saat bulan Ramadhan 1434 H kemarin, saya ada pengalaman mendebarkan. Soalnya saya dan keluarga hampir ketinggalan pesawat. Bayangin lah, kami udah pernah ketinggalan kereta waktu di Malang, sedih lah kalo mesti ketinggalan pesawat juga secara harga tiketnya lebih mahal :p, sayang buat kantong kami...hehe. Jadi awalnya suami mengajak saya dan anak kami ke Manado menemani untuk urusan pekerjaan beliau. Untuk pertamakalinya juga si kakak Qonitah (1 tahun 8 bulan) naik pesawat.

Karena sudah lama saya tidak naik pesawat karena lebih sering menjadi pelanggan setia kereta api tiap kami keluar kota, saya kurang informasi bahwa bayi pun harus membeli tiket meski hanya dipangku. Alhasil mepet, kami baru membeli tiket di bandara ditambah insiden2 sebelumnya yang terjadi.

Penerbangan kami dengan pesawat Lion Air pukul. 06.00 pagi. Pukul 04.00an kami sampai bandara Cengkareng. Nah karena lama tidak naik pesawat saya tidak tahu kalo maskapai Lion ada di terminal 1. Kami berhenti aja dari bus Damri di terminal 3. Sotoy juga sih ya ngga nanya2 dulu dengan pedenya turun aja. Males juga di bandara banyak oknum , takut dibohongin. Hehe betullah pepatah malas bertanya sesat dijalan. Alhasil karena salah turun terminal pukul 04.30 kami masih nyasar di terminal 3 baru pas check in tau kami salah terminal. Padahal udah di check security segala macam. 
       
Terburu2 lah kami keluar terminal, nunggu bus bandara. Awalnya mau naik taksi tapi males banyak supir taksi liar yang minta bayar 50 ribu padahal deket banget cuma 5 menit. Kami tunggu bus bandara baru datang pukul 05.00. Qodarulloh ketika Allah sudah berkehendak ya untuk kami tidak ikut penerbangan yang seharusnya. Di bus tiba2 ada seorang penumpang yang meminta supir untuk menunggu temannya yang belum datang. Innalillahi....egoisnya, dikira semua orang punya waktu lapang seperti dia, katanya cuma nunggu 5 menitan namun ternyata lebih. Bahkan 5 menit pun tidak bisa dianggap remeh bagi yang sedang berburu dengan waktu. Bayangin kalo 5 menit nunggu, ada yang harus ke IGD, gimana? Pelajaran yah untuk tidak egois menggunakan sarana umum, kecuali milik pribadi.


Sampailah kami di terminal 1A dan mulai check in pukul 05.20an. Feeling mulai ngga enak. Mana sudah terdengar panggilan untuk nomor penerbangan kami. Ah, sudahlah...pasrah lillahi ta'ala, memang sudah di anggap tidak bisa check in lagi meski penerbangan masih 30menit pagi. Alhamdulillah 'ala kulli haal...kami cari mushola dan sholat subuh, dari tadi hati udah ngga tenang karena belum menunaikan sholat subuh.

Setelah itu kami luntang lantung aja. Mau beli tiket lagi atau bisa ikut rute yang lain. Eh tiba2 ada staff Lion yang memanggil suami. Alhamdulillah kami tidak harus membeli ticket lagi, boleh ikut penerbangan selanjutnya pukul 08.00an. Fyuuuh lega Alhamdulillah Yaa Rabb, meski jadwal di Manado pun Ikutan ngaret.

Hikmahnya pun saya ambil: Jangan mepet2 lah kalo mau bepergian dengan pesawat karena prosedur di bandara sebelum keberangkatan juga lumayan lama. Mending nunggu daripada buru2. Hehehe. Dan sikap terburu2, ternyata memang tidak baik.

3 September 2013

Berry Hijab Alila

0 komentar
Yippiiiiieeee...Alhamdulillah saya lagi suka banget deh sama bergo syar'inya produk dari Hijab Alila. Adem dipake, nyaman, lebar, tebal. Tersedia dalam 2 warna bergonya, jadi bisa dipake bolak balik. Lumayan bisa ngirit beli 2 jilbab berwarna beda dalam 1 produk. Haha maaf saya bukan penjualnya tapi rekomendasi aja, soalnya sukaaaa ^^
   
Dari pertama launching udah tertarik, akhirnya tanya2 ke akun twitternya dimana butiknya eh ternyata deket ajah gitu dari rumahku, ngga usah beli online, tinggal sot sot ngesot...haha ngga denk naik motor di boncengin Ayahnya Qonitah sekitar 10 menit sampe dech...Tokonya di daerah Harapan Baru, Bekasi.
   
Lanjut, pilihan saya pun jatuh pada 2 berry ( bergo syar'i size L) berwarna merah- hijau toska dan warna dark coklat-biru. Siiip deh. Selain berry, ada khimar (kerudung segi4) juga. Tapi saya beli berry yang praktis dipake tinggal di sematin peniti. Maklum udah Ibu2 ribet kalo pake khimar segi4. Selain duo warna, berry ini juga berwarna polos tanpa corak.
   



Hehe saya pake perdana saat Idul Fitri hari pertama. Eh, saat lagi belanja di swalayan saya liat Ibu2 pake berry juga lho, sempet lirik2an...Wah, fans Hijab Alila juga donk...^_^

18 Agustus 2013

[Review] Oven Listrik Idaman

0 komentar
Alhamdulillah....Jreng jreng jreng
Akhirnya dengan budget terbatas, bisa kebeli juga oven listrik idamanku. Setelah browsing mencari rekomendasi oven murah, keliling2 Giant Hypermart, pilihan saya jatuh ke.....Oven Listrik Tori Home :)

Sebenarnya sih saya ngga makan 'merk', apa aja boleh deh yang penting bisa nguprek2 bikin kue dan roti di dapur, lelah juga pake otang alias oven tangkring, harus angkat2 ke atas kompor, bersihinnya juga ribet...fyuuuh...akhirnya carilah oven listrik yang terjangkau, buat kebutuhan rumah tangga kecil2an dan tentu saya sesuaikan dengan daya listrik di rumah saya dong, si otang "Hock" pun saya simpan dulu untuk acara2 tertentu atau kalo bayar listrik lagi pengen hemat :p

And then....beberapa hari kemudian langsunglah saya eksekusi membuat pancake sarapan untuk si kakak, dengan resep suka-suka coz ngga pake takaran. Sukses! Ngga pake ribet. Nyam ^^

Oya,untuk oven merk Tori Home yang saya beli ini harga sekitar 400 ribuan, dengan daya 800 watt, rata2 segitu malah ada yang diatas 1000an watt, bisa turun listriknya :'(

Oke deh, pengen nyoba2 kreasi kue yang lain. Udah ngga sabar ^_^

Taraaaa....inilah penampakan oven yang mirip punya saya (maaf ya pic saya copy dari salah satu olshop), kapasitas 22L, berfungsi sebagai pemanggang listrik, timer otomatis, pengatur temperatur, dan elemen pemanas atas dan bawah :)


 

Blognya Rika Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template